jump to navigation

Mencari Jejak Keshalihan June 11, 2011

Posted by Wahyu Kresna El Haydar in : curcols , trackback

Kadang santai, kadang penat, kadang happy, kadang sebel. yang penting doing best in every condition deh. sekarang judulnya, mencari jejak keshalihan di Masjid Tuban.

Sedang ingin nulis saja, meski tadi sudah puas bicara :p Ada dua hal yang aku dapet dalam perjalanan kali ini dari Gresik – Tuban.

Yang pertama, ternyata masjid-masjid di sepanjang jalan Gresik – Tuban itu arsitekturnya unik, warna-warni, cerah dan ceria, namun sayang isinya dikit, dan untuk shaff nya terputus. aku lebih menyukai masjid di Yogyakarta. simpel, adem, muat banyak, dan shaff nya tidak terhalang tiang.

Yang kedua, setelah bertemu orang medan untuk yang kesekian kalinya, saya menyimpulkan, mereka cerewet (maap klo ada yg tersinggung) tapi memang Ibu farchan ini mengakuinya. “saya cerewet”. lalu, mereka baik hati, mirip kali wak sama abang gantengku Edwin Charlie Daniel Lumban Tobing (mantan temen kos), ada adaaa aja pikiran mereka buat ngebantu, eniwey thanks.

sepertinya aku prefer menginap dari masjid ke masjid, mirip JT *ups, tp bukan JT. karena statusnya sebagai seorang musafir, insyaAllah pahala seorang musafir sama dengan pahala ketika diri ini tidak melakukan shafar, karena memang ada ruksoh bagi seorang musafir. Islam itu indah.

Comments»

no comments yet - be the first?


*

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer